Hadapi Musim Tanam, Dispertan Siapkan Tim Brigade

Iklan Semua Halaman

Hadapi Musim Tanam, Dispertan Siapkan Tim Brigade

Jumat, 08 Maret 2019

BERITATEBO - Menghadapi musim tanam padi pada Bulan Maret atau musim tanam besar ini, Dinas Pertanian Tebo telah menyiapkan Tim Brigade untuk memgantisipasi serangan hama dan penyakit pada tanaman padi.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Tebo, M Ziadi bahwa pihaknya telah menyiapkan Tim Brigade untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit tanaman pada tanaman padi. Hal ini dilakukan agar musim tanam bulan maret yang merupakan musim tanam besar bisa terhindar dari hama.
"Menghadapi musim tanam besar pada bulan maret ini, kita telah siapakan Tim Brigade untuk antisipasi hama. ini kita lakukan untuk membantu petani dalam mengndalikan hama dan penyakit pada tanaman padi," ujar Ziadi.
Tim Brigade ini katanya, nantinya akan bertugas menampung laporan dari masyarakat tentang adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman. setelah adanya laporan tersebut, Tim Brigade akan menyiapakan racun hama atau pestisiada untuk dilakukan pengendaliannya pada lahan atau tanaman yang terserang.
"Cara kerjanya begini, Tim Brigadi bertugas memantau dan menerima laporan dari petani, jika nanti ada serangan hama maka akan disiapakan racun hama atau pestisida, melalaui kerja sama dengan petani nantinya akan langsung dilakukan pengendaliannya, untuk itu para petani tidak perlu khawatir kalau ada serangan hama, laporkan saja, nanti kita yang akan berikan pestisidanya," jelasnya.
Untuk stok racun hama atau pestisida sendiri, Dinas Pertanian mengaku cukup untuk menghadapi musim tanam Bulan Maret ini. pihaknya juga akan selalu berkoordinasi dengan para petani agar nantinya para petani bisa langusung melaporkan jika terjadi serangan hama.
"Kalau stok pestisidanya cukuplah, agar nantinya mudah mengtehui serangan hama, kita juga terus berkoodinasi dengan para petani," ucapnya lagi.
Selain itu juga dikatakan Ziadi, bahwa pada Tahun 2019 kali ini, Pemkab Tebo melalui Dinas Pertanian akan kembali menyalurkan bantuan benih bagi 1. 040 hektar lahan patani, baik itu petani padi sawah maupun petani padi Gogo. Bagi para petani sawah akan diberikan bibit sebesar 25 Kg per hektar, dan jumlahnya sekitar  18 Ton benih padi sawah untuk 720 Hektar lahan.
"Jadi total bantuan benih yang aka kita berikan pada petani sawah ialah untuk 1.040 hektar yang terbagi atas 730 hektar padi sawah dan 320 hektar padi gogo khusus padi sawah, kita berikan benih 25 kg per hektarnya, kalau dijumlah sekitar 18 ton semuanya," katanya.
Sedangkan Untuk padi gogo, dinas pertanian tebo tidak memberikan berupa benih, numun bantuan diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 425 ribu per hektar bagi para petani untuk membeli benih sendiri, "Karena benih padi gogoh ini berbeda, maka kita berikan berupa barang uang tunai, biar petani yang membelinya sendiri," ungkapnya.
Perlu diketahui bahwa pada tahun 2018 lalu, lahan produksi padi sawah di Kabupaten Tebo mencapai 4.507 hektar dan padi gogo 3.160 hektar. bahkan pada 2018 luas panen padi sawah padi sudah mencapai 13.082 hektar dengan produksi mencapai 69.204 ton.