Terduga Teroris di Tebo Tusuk Anggota Densus 88 Hingga Luka Parah

Iklan Semua Halaman

Terduga Teroris di Tebo Tusuk Anggota Densus 88 Hingga Luka Parah

Jumat, 20 Desember 2019


BERITATEBO - Dikutip dari laman berita jambiseru.com, dikabarkan bahwa warga Kota Muara Tebo dihebohkan dengan terjadinya aksi penikaman yang terjadi di Jalan Lintas Tebo- Bungo KM 5 Dusun Bogo Rejo, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi, Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi dirangkum Biru (Jambiseru), kejadian itu menjadi perhatian warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Ado Polisi mau nangkap buronan keno tikam buronan tu, sekarang polisinyo dibawak ke rumah sakit bang. Tengok darahnyo banyak berceceran ni,” ujar salah seorang ibu-ibu yang namanya tak disebutkan sembari menunjuk ke darah yang berceceran.

Mendapat informasi tersebut, Biru langsung meluncur ke IGD RSUD Sultan Taha Saifuddin (STS) Tebo. Sesampai di sana, terlihat seorang pria yang tengah mendapatkan pertolongan medis dari pihak rumah sakit karena mendapat luka tikaman sebanyak 9 lubang.

Ketika ditanyakan apakah dia seorang anggota polisi, meskipun dalam kondisi yang lumayan kritis, pria tersebut tetap terlihat tenang.

“Tolong jangan difoto saya, iya saya anggota (polisi,red),” ujarnya lirih namun tetap tenang.

Belakangan, baru diketahui identitas pria tersebut ternyata anggota Densus 88 bernama Bripda Saud. Ia menjadi korban penusukan oleh terduga teroris bernama Wahyu Firmansyah.

Akibat luka tusukan tersebut, Bripda Saud mengalami dua luka tikaman yang sampai menembus paru-paru kiri dan kanannya, sehingga paru-parunya kemasukan darah dan harus segera dioperasi untuk mengeluarkan darah tersebut.

Direktur RSUD STS Tebo, Dr Oktavieny, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa kondisi Bripda Saud sudah melewati masa kritisnya.

“Sekarang masih di ICU, tapi kondisinya sudah stabil, dan benar tadi ada Bapak Kapolda Jambi yang datang membesuk. Mohon maaf kami tidak bisa memberikan keterangan banyak, untuk lebih lanjut silahkan hubungi Polda Jambi atau Polres Tebo,” terangnya saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada satupun keterangan terkait peristiwa ini baik dari pihak polres Tebo maupun Polda Jambi.(crew)