43 Napi Tebo Dapat Program Asimilasi dari Pemerintah -->

Iklan Semua Halaman paling atas

43 Napi Tebo Dapat Program Asimilasi dari Pemerintah

Kamis, 02 April 2020

Selain Napi Kasus Narkoba,
Korupsi dan Terorisme

Beritatebo.com – Sebanyak 43 orang warga binaan yang berada di Lapas Kelas II B Muara Tebo diketahui mendapat program asimilasi (dirumahkan). Program ini merupakan kebijakan Pemerintah Pusat menyusul mewabahnya Covid-19 di Indonesia.

Sesuai dengan Lapas Kelas II B telah mendaftarkan sebanyak 43 orang untuk mendapatkan asimilasi (dirumahkan), asimilasi Lapas Kelas II B Tebo hingga tanggal 7 April mendatang.

Hari ini, sebanyak 8 orang warga binaan Lapas diketahui sudah diperbolehkan pulang. Selebihnya akan dipulangkan bertahap hingga tanggal 7 april mendatang.

Mereka yang mendapat program ini dibebaskan sebelum masa tahanannya berakhir, hal ini juga direkomendasikan atas penilaian evaluasi terhadap warga binaan itu sendiri selama menjalani masa hukuman, pembebasan lebih cepat tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan Menteri Kemenkum dan HAM Rai untuk mengurangi resiko penularan Covid-19.

"Tadi siang kita bebaskan 8 orang, pembebasan ini sudah sesuai dengan peraturan Menteri Kemenkum dan HAM RI, mereka langsung pulang kerumah masing - masing,” sebut Kalapas Kelas II B Tebo M. Nazib, Kamis, (02/04/2020).

Tetapi dijelaskan lebih lanjut oleh Kalapas, semua yang dibebaskan atau mendapat program asimilasi ini bukan warga binaan yang kasus Narkoba, Korupsi dan Terorisme melainkan kasus umum. Dan juga Warga yang diberikan asimilasi bukan berarti bebas berkeliaran melainkan mengurung diri dirumah berdasarkan keputusan Kemenkum dan HAM Nomor 19 Tahun 2020.